Ngoding Buat Apa? Bikin Riset yang Berdampak!

13 hours ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Oleh: Arfhan Prasetyo, Ketua Program Studi Informatika Universitas Nusa Mandiri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di tengah maraknya pemberitaan tentang kecanggihan teknologi visual, mulai dari analisis citra medis hingga pemantauan lingkungan berbasis kamera, publik sering hanya melihat hasil akhirnya: sistem yang terlihat pintar dan inovatif.

Padahal, di balik semua itu, ada proses ilmiah yang panjang dan serius. Salah satu fondasi utamanya adalah image processing.

Sebagai Ketua Program Studi Informatika di Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, saya melihat image processing bukan sekadar materi teknis di ruang kelas. Ia jembatan nyata antara dunia akademik dan kebutuhan sosial.

Melalui pengolahan citra, mahasiswa tidak hanya belajar algoritma, tetapi juga memahami bagaimana teknologi dapat digunakan untuk menjawab persoalan riil di masyarakat.

Image processing memungkinkan data visual dianalisis secara objektif dan efisien. Di bidang kesehatan, misalnya, ia membantu membaca pola pada citra medis untuk mendukung diagnosis.

Dalam konteks lingkungan, teknologi ini dapat digunakan untuk memantau kualitas udara, perubahan lahan, hingga potensi bencana. Semua itu berangkat dari kemampuan dasar: mengolah citra menjadi informasi bermakna.

Bagi mahasiswa Informatika, keterlibatan dalam riset berbasis image processing adalah pengalaman akademik yang sangat berharga. Mereka tidak lagi sekadar mengerjakan tugas demi nilai, tetapi terlibat dalam proses pencarian solusi.

Mahasiswa belajar bahwa baris kode yang mereka tulis bisa berdampak langsung pada kehidupan orang lain. Di titik ini, Informatika berhenti menjadi ilmu yang abstrak dan berubah menjadi alat pengabdian.

Di UNM, kami mendorong riset yang tidak berhenti di jurnal atau laporan akhir. Riset harus hidup, relevan, dan menyentuh persoalan nyata.

Fakultas Teknologi Informasi mengarahkan mahasiswa untuk berpikir kritis dan solutif, teknologi apa yang bisa dikembangkan, masalah sosial apa yang bisa diselesaikan, dan bagaimana ilmu di kelas bisa diterjemahkan menjadi inovasi. Riset berbasis image processing juga membentuk cara berpikir mahasiswa secara lebih utuh.

Mereka belajar membaca data, menganalisis konteks, dan mengambil keputusan berbasis bukti. Ini adalah kompetensi penting di era digital, ketika hampir semua sektor bisnis, kesehatan, pendidikan, hingga pemerintahan, bergantung pada data visual.

Pada akhirnya, image processing bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang makna. Ia menjadi jembatan antara kampus dan masyarakat, antara teori dan praktik, antara ilmu dan dampak. Mahasiswa Informatika tidak cukup hanya mahir secara teknis.

Mereka harus mampu bertanya: teknologi ini untuk siapa, dan untuk apa? Jika riset tidak memberi manfaat sosial, maka ia kehilangan relevansinya. Dan jika teknologi tidak menyentuh persoalan nyata, maka ia hanya menjadi simbol kecanggihan tanpa makna.

Inilah yang ingin kami bangun di UNM, pendidikan Informatika yang bukan hanya pintar secara akademik, tetapi juga berguna secara sosial.

Read Entire Article