INFO NASIONAL - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus mengintensifkan upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal di tengah masyarakat. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pun kembali menggelar Sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai dalam rangka Gempur Rokok Ilegal di Hotel Savana Kota Malang, pada Kamis, 28 Agustus 2025. Kegiatan yang diikuti oleh peserta yang berasal dari unsur kepala pasar, ketua paguyuban pasar, dan perwakilan pedagang di wilayah Kota Malang.
Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan informasi terkait ketentuan cukai, khususnya kepada para pelaku usaha pasar yang berperan aktif dalam perekonomian kota.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
“Kami berharap peserta dapat menjadi agen informasi dua arah, yaitu menyebarkan pemahaman ke pedagang untuk meminimalisir peredaran rokok ilegal, sekaligus melaporkan jika menemukan indikasi peredaran rokok ilegal di pasar,” ujar Heru.
Pemkot Malang melalui Satpol PP menggelar sosialisasi ketentuan di bidang cukai dalam rangka Gempur Rokok Ilegal di Hotel Savana Kota Malang, Kamis, 28 Agustus 2025. Dok. Pemkot Malang
Heru mengatakan, kegiatan ini juga merupakan upaya untuk memastikan rokok yang beredar telah sesuai dengan ketentuan cukai sehingga berkontribusi pada peningkatan pendapatan negara, dan Pemkot Malang pun berkomitmen penuh dalam menerapkan regulasi cukai yang ditetapkan.
“Pasar menjadi salah satu fokus, karena ternyata di pasar juga sangat mungkin menjadi tempat peredaran rokok ilegal. Mengingat pasar merupakan pusat jual beli yang ramai, dan rokok menjadi bagian dari sarana silaturahmi di masyarakat.”
Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Malang, Pitoyo Pribadi, turut menyampaikan materi mengenai peraturan di bidang cukai, ciri rokok ilegal, dan sanksi hukum bagi pelanggar.
Pitoyo menegaskan bahwa Bea Cukai Malang dan Pemkot Malang akan terus bersinergi melakukan langkah antisipasi memerangi rokok ilegal, baik secara preventif dan represif agar peredaran rokok ilegal bisa ditekan hingga hilang di Kota Malang. (*)